Transformasi Belajar Sosiologimu
Kuasai konsep Sosiologi melalui permainan interaktif, studi kasus nyata, dan raih predikat Master Sociologist!
0
Total XP
0 Hari
Daily Streak
0/4
Modul Selesai
0 🪙
Toko Hadiah
Pustaka Sosiologi
Capaian Pembelajaran: Murid dapat menjelaskan fungsi sosiologi sebagai ilmu yang secara kritis, analitis, kreatif, dan solutif mengkaji masyarakat; menelaah status dan peran individu dalam kelompok sosial dan memberikan contoh berbagai ragam gejala sosial yang ada di dalam masyarakat; menganalisis keragaman manusia dan budayanya sebagai bagian dari masyarakat multikultural.
Tujuan Pembelajaran: Murid diharapkan mampu untuk memahami proses pembentukan lembaga sosial berdasarkan nilai dan norma yang berlaku di masyarakat; menganalisis jenis dan fungsi lembaga sosial; mengidentifikasi bentuk tertib sosial dan solusi pelanggaran tertib sosial; serta menganalisis bentuk penyimpangan dan pengendalian sosial di masyarakat.
Pengertian Nilai Sosial
Nilai didefinisikan sebagai konsepsi (pemikiran) abstrak dalam diri manusia mengenai apa yang dianggap baik dan buruk (Ideal). Nilai sosial muncul dari nilai individu yang dimiliki oleh seseorang. Melalui pergaulan, nilai individu akhirnya mendapat persetujuan dari kalangan luas sehingga menjadi nilai sosial masyarakat.
- Konstruksi masyarakat sebagai hasil interaksi antarwarga.
- Terbentuk melalui proses sosialisasi.
- Dapat memengaruhi perkembangan diri seseorang.
- Memiliki pengaruh yang berbeda antarwarga masyarakat.
- Cenderung berkaitan satu sama lain dan membentuk system nilai.
- Disebarkan antara sesama warga masyarakat.
- Nilai material: Segala sesuatu yang berguna bagi unsur fisik manusia.
- Nilai vital: Segala sesuatu yang berguna bagi manusia untuk mengadakan suatu aktivitas.
- Nilai kerohanian: Segala sesuatu yang berguna bagi batin atau rohani manusia.
- Nilai dominan: Nilai yang dianggap lebih penting dibanding nilai yang lain.
- Nilai mendarah daging: Nilai yang telah menjadi kepribadian dan kebiasaan sehingga terkadang seseorang melakukannya tanpa melalui proses berpikir atau secara tidak sadar.
- Sebagai landasan, alasan, atau motivasi dalam segala tingkah laku dan perbuatan seseorang.
- Mengarahkan masyarakat dalam berpikir dan bertingkah laku.
- Penentu terakhir manusia dalam memenuhi peranan-peranan sosial.
- Alat solidaritas di kalangan masyarakat.
- Alat pengawas/kontrol perilaku manusia dengan daya tekan dan daya mengikat.
Pengertian Norma Sosial
Norma sosial adalah seperangkat aturan tertulis dan tidak tertulis yang disepakati oleh anggota suatu kelompok/masyarakat untuk mengontrol tingkat laku semua anggota dalam kelompok/masyarakat tersebut.
- Usage/Cara: Cara berperilaku sesuai pada kondisi "normal"nya di masyarakat.
- Folkway/Kebiasaan: Perbuatan yang dilakukan berulang-ulang sehingga menjadi bukti bahwa orang yang melakukannya menyukai perbuatannya.
- Mores/Tata kelakukan: Pola kebiasaan yang dijunjung tinggi oleh suatu kelompok masyarakat.
- Custom/Adat istiadat: Aturan yang sudah diterima masyarakat dan berhubungan erat dengan sistem kepercayaan.
- Law/Hukum: Norma yang berasal dari aturan yang berlaku secara nasional.
- Agama: Dari Tuhan, bersifat mutlak.
- Kesusilaan: Dari nurani manusia, universal.
- Kesopanan: Menjaga tingkah laku masyarakat, relatif.
- Hukum: Dibuat lembaga tertentu, tegas dan memaksa.
- Mengatur dan mengendalikan perilaku masyarakat demi terciptanya keteraturan sosial.
- Menjadi panduan, tatanan, dan pengendali tingkah laku.
- Menjadi kriteria bagi masyarakat untuk mendukung atau menolak perilaku seseorang.
Pengertian Penyimpangan Sosial
Tindakan atau perilaku individu atau kelompok yang tidak sesuai dengan nilai dan norma yang berlaku di masyarakat.
- Sosialisasi Tidak Sempurna: Ketidakmampuan individu menyerap norma masyarakat.
- Sub-Kebudayaan Menyimpang: Bergaul dengan kelompok yang memiliki nilai dan norma yang bertentangan.
- Labelling: Pemberian cap negatif oleh masyarakat.
- Berdasarkan Sifat: Positif (inovasi) & Negatif (merugikan).
- Berdasarkan Pelaku: Individu & Kelompok.
- Berdasarkan Kadar: Primer (sementara) & Sekunder (berulang).
- Berdasarkan Cara: Persuasif & Koersif.
- Berdasarkan Waktu: Preventif, Represif, & Kuratif.
- Berdasarkan Pelaksana: Formal & Informal.
Pengertian Lembaga Sosial
Secara umum lembaga sosial adalah seperangkat atau sekumpulan norma sosial yang berhubungan dengan pemenuhan kebutuhan dan aktivitas manusia.
- Memberikan pedoman kepada masyarakat luas.
- Menjaga keutuhan masyarakat.
- Memberikan arahan untuk sistem pengendalian sosial.
- Memiliki simbol, tata tertib, usia lebih lama, ideologi, alat kelengkapan, dan daya tahan.
- Keluarga: Reproduksi, Sosialisasi, Afeksi, Ekonomi, Perlindungan.
- Pendidikan: Transfer ilmu. Fungsi Manifes & Laten.
- Hukum: Ketertiban, kepastian hukum, sanksi.
- Agama: Pedoman moral, ibadah, solidaritas.
- Politik: Kekuasaan, kebijakan publik.
Jalur Petualangan Sosiologi
Hall of Fame
Papan peringkat pahlawan sosiologi terbaik!
| Rank | Nama Sosiolog | Kelas | Skor (XP) |
|---|
Profil & Capaian
Lihat pencapaianmu di sini!